Mengalang masa adalah suatu kegiatan untuk mendekati mengorganisasikan orang orang untuk mencapai tujuan tertentu dalam program karang taruna engalangan masa berarti mendekatkan dieri dengan warga masyarakat menghimpun warga masyarakat dalam kegiatan kegiatan yang muenunjang program pembangunan mengegerakan masyarakat untuk turut ambil bagian dalam program program pemerintahan
Karang Taruna adalah organisasi kepemudaan di Indonesia. Karang Taruna merupakan wadah pengembangan generasi muda nonpartisan, yang tumbuh atas dasar kesadaran dan rasa tanggung jawab sosial dari, oleh dan untuk masyarakat khususnya generasi muda di wilayah Desa / Kelurahan atau komunitas sosial sederajat, yang terutama bergerak dibidang kesejahteraan sosial. Sebagai organisasi sosial kepemudaan Karang Taruna merupakan wadah pembinaan dan pengembangan serta pemberdayaan dalam upaya mengembangkan kegiatan ekonomis produktif dengan pendayagunaan semua potensi yang tersedia dilingkungan baik sumber daya manusia maupun sumber daya alam yang telah ada. Sebagai organisasi kepemudaan, Karang Taruna berpedoman pada Pedoman Dasar dan Pedoman Rumah Tangga dimana telah pula diatur tentang struktur penggurus dan masa jabatan dimasing-masing wilayah mulai dari Desa / Kelurahan sampai pada tingkat Nasional. Semua ini wujud dari pada regenerasi organisasi demi kelanjutan organisasi serta pembinaan anggota Karang Taruna baik dimasa sekarang maupun masa yang akan datang.
Indikator Karang Taruna "Tumbuh" antara lain, adalah:
Secara formal karang taruna telah dibentuk dan telah memiliki struktur kepengurusan, namun belum lengkap;
Program/kegiatannya masih sederhana, terbatas dan belum tersusun secara tertulis;
Administrasi organisasi dan kegiatan belum teratur secara rapi;
Peran dan kegiatannya masih bersifat insidentil;
Anggota yang terlibat dalam kegiatan, baru terdiri dari sebagaian kecil generasi muda yang ada di desa/kelurahan setempat.
B. Karang Taruna "Berkembang"
Indikator Karang Taruna "Berkembang" antara lain, adalah:
Anggota Karang Taruna terdiri dari Anggota Pasif dan Anggota Aktif:
Anggota Pasif adalah keanggotaan yang bersifat stelsel pasif (Keanggotaan otomatis), yakni seluruh remaja dan pemuda yang berusia 11 s/d 45 tahun;
Anggota Aktif adalah keanggotaan yang bersifat kader, berusia 11 s/d 45 tahun dan selalu aktif mengikuti kegiatan Karang Taruna.
Karang Taruna lahir pada tanggal 26 September 1960 di Kampung Melayu Jakarta, melalui proses Experimental Project Karang Taruna, kerjasama masyarakat Kampung Melayu/ Yayasan Perawatan Anak Yatim (YPAY) dengan Jawatan Pekerjaan Sosial/Departemen Sosial. Pembentukan Karang Taruna dilatar belakangi oleh banyaknya anak-anak yang menyandang masalah sosial antara lain seperti anak yatim, putus sekolah, mencari nafkah membantu orang tua dsb. Masalah tersebut tidak terlepas dari kemiskinan yang dialami sebagian masyarakat kala itu.
MASA KELAHIRANNYA S/D DIMULAINYA PELITA (1960 – 1969)
Membuat dan mengesahkan seluruh keputusan keputusan dan kebijakan kebijakan organisasi yang bersifat strategis (politis) melalui kesepakatan dalam forum Rapat Pengurus Pleno (RPP).
2. Tanggung Jawab
Mengkoordinasikan dan mengorganisasikan seluruh penyelenggaraan organisasi dan program kerjanya dan mempertanggung jawabkannya secara internal kepada forum RPP dan forum TKD KT pada akhir masa bhaktinya.
Karang Taruna memiliki identitas berupa lambang, bendera, panji, lagu, yang merupakan identitas resmi Karang Taruna. Lambang Karang Taruna mengandung unsur-unsur sekuntum bunga teratai yang mulai mekar, dua helai pita terpampang dibagian atas dan bawah, sebuah lingkaran, dengan bunga Teratai Mekar sebagai latar belakang. Keseluruhan lambang tersebut mengandung makna:
Apa yang dilakukan Karang Taruna dapat diinformasikan ke pengurus lingkup kecamatan, antara lain melalui forum pertemuan yang diselenggarakan bersama dengan Karang Taruna lainnya. Dalam forum dapat terjadi adanya saling tukar informasi dan pengalaman serta masukan atau saran-saran yang saling mengisi dan melengkapi. Untuk mendayagunakan pranata jaringan komunikasi, informasi, kerja sama dan kolaborasi antar Karang Taruna yang lebih berdaya guna dan berhasil guna, maka diadalkan Forum Pertemuan Karang Taruna. Bentuk-bentuk forum tersebut terdiri dari :
Karang Taruna dapat membentuk unit teknis, sesuai dengan kebutuhan pengembangan organisasi dan program-programnya. Pembentukan Unit Teknis pada umumnya didasari atas pertimbangan sebagai berikut:
Unit teknis antara lain dapat berupa badan usaha, kelompok-kelompok kerja, dan sebagainya;
Pembentukan unit teknis dilakukan melalui forum pertemuan atau rapat yang dipandang representatif dan sesuai kapasitasnya untuk itu, seperti antara lain dalam rapat pengurus;
Unit teknis merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kelembagaan Karang Taruna (berada dalam struktur organisasi Karang Taruna);
Unit teknis disahkan dan dilantik oleh Karang Taruna yang membentuknya;
Dalam melaksanakan kegiatan-kegiatannya, unit tekhnis harus berkoordinasi dan mempertanggungjawabkan kinerjanya kepada Karang Taruna;
Unit tekhnis dapat diisi oleh mereka baik yang duduk dalam kepengurusan, aktivis, dan warga Karang Taruna yang dipandang memiliki pengetahuan dan ketrampilan serta ahli dalam bidang yang berkaitan dengan unit tekhnis yang bersangkutan.
Karang Taruna adalah Organisasi Sosial wadah pengembangan generasi muda yang tumbuh dan berkembang atas dasar kesadaran dan tanggung jawab sosial dari, oleh dan untuk masyarakat terutama generasi muda di wilayah desa/ kelurahan dan terutama bergerak di bidang usaha kesejahteraan sosial. Rumusan tersebut diatas dapat dijelaskan sebagai berikut:
Agar dapat memudahkan pemuda karang taruna merumuskan kegiatan kegiatannya
Tentu nya tidak terlepas dari bagaiman menyusun progaram kerja agar lebih sistematis
Sesuatu hal yangharus di ketahui oleh pemuda Karang taruna adalah suatu kegiatan tanpa adanya program jelas mustahil dapat di peroleh hasil yang sebaik- baik nya terlebih lebih tugas pemuda Karang taruna adalah begitu komplek dan beraneka ragam sudah barang tentu memerlukan kerangka pemikiran yang mendalam mengingat tugas yang dilakukan menyangkut masalah masalah kemasyarakatan yang mempunyai corak keperibadian khas antara orang yang satu dengan orang yang lain. Untuk itu sangat di perlukan adanya analisa yang baik yang berhubungan dengan tingkat persoalan yang paling menonjol di dalam masyarakat kegiatan yang di pandang paling efektif guna mengatasi persoalan tersebut, serta tindak lanjut pembinaannya setelah persoalan dapat di atasi.
Sehubungan dengan ini sudah sewajarnnyalah bagi pemuda karang taruna selalu belajar bekerja dan berusaha keras dengan penuh rasa tanggung jawab dengan pengabdian demi suksesnya program program. Oleh karena itu bagi setiap pemuda karang taruna harus membulatkan tekad semangat, dan berjiwa seorang pemimpin yang mampu menjadi pengayom dan suri tauladan bagi setiap warga, tanpa mengharapkan sesuatu imbalan apapun dari orang lain sehingga selalu bertanya pada diri sendiri tentang apa yang dapat aku sumbangkan dan persembahkan dalam hidupku untuk kemaslahatan banyak orang.
Semua pemuda mempunyai jiwa kepemimpinan baik yang tinggal di kota besarmau pun di desa dan dipelosk pelosok negeri dimana saja. Saat ini kondisi masyarakat yang beraneka ragam, multi prilaku dan kebutuhan secara sosial maupun kultural.
Oleh karena hal tersebut pemuda merupakan bagian yang tidak dapat di pisahkan dari masyarakat perlu pertimbangan yang melengkapi baik pengetahuan keterampilan dan sikap kepemimpinan baik untuk dirinya maupun untuk masyarakat atau pun kelompoknya
Maka dari itu saya mencoba mengulas kembali hal tersebut bukan berarti bahwa saya mengetahui lebih banyak dari teman semua. Sasaran yang perlu saya sampaikan adalah bagai mana pemuda mempunyai karakter kepemimpinan yang sangat sederhana, anggaplah ini sebuah pengertian pemimpin sebelum kita lanjutkan lebih jauh lagi sekedar mengulas :
Pemimpin berarti sesesorang yang mengemban tugas tuk mengarahkan, membina membimbing dan memotivasi sejumlah orang agar dapat melaksanakan tugas dan fungsinya sesuai dengan apa yang telah di sepakati baik itu dalam beroragnisasi. , maupun hal yang lain nya yang masih dalam berkelompok.
Kepemimpinan berarti suatu seni untuk mempengaruhi seseorang dalam usaha mencapai tujuan yang diharapkan.
Kepemimpinan dalam kelompok berarti kemampuan mempengaruhi kegiatan anggota kelompok secara sendiri-sendiri maupun kelompok secara menyeluruh, untuk mencapai tujuan yang di gariskan oleh kelompok.
kepemimpinan Karang Taruna berarti kepemimpinan setiap pemuda dalam proses mempengaruhi kegiatan masyarakat dalam usaha mencapai tujuan sebagai mana yang ada dalam AD ART. ksrsng arang taruna dalam situasi dan kondisi tertentu.
nah ... dari pengertian tersebut terkandung makna bahwa
Kepemimpinan itu melekat pada diri seseorang pemimpin yang dapat ditilik dari kepribadian , kemampuan dan kesanggupan dalam mengorganisir kegiatan.
kepemimpinan itu terlihat dari serangkaian kegiatan yang tidak dapat dipisahkan dengan kedudukan dan perilaku pemimpin itu
pemuda karang taruna sebagai pemimpin
Semua pemuda karang taruna sebagai orang yang mempunyai kemampuan untuk menggerakan sumberdaya wlilayah, ada sebuah pertanyaan kenapa semua orang punya jiwa pimimpin tapi tidak semua orang menjadi pemimpin ? ada banyak hal yang menyebakan hal tersebut di karenakan tidak mau mencoba dan tidak mau mengasah sifat dan kemampuan memimpin
sifat dan kemampuan pemimpin pemuda karang taruna adalah
Keberanian mengambil prakarsa
Memiliki pengetahuan tentang masalah masalah kehidupan masyarakat pada umumnya
Kepekaan terhadap masalah yang perlu di pecahkan baik masa kini maupun masa mendatang
Dapat mengkombinasikan pandangan dan cita cita bersama secara jelas dan meyakinkan
Berani mengambil resiko dan mampu mengambil kepastian
Berani memikul tanggung jawab
Dapat menggunakan sumber daya yang ada
Dapat berfikir secara rasional dan strategis
Dapat memperkirakan keadaan yang akan terjadi berdasarkan pada pengetahuannya mengenai masa lalu dan pemahamannya tentang masa kini
Dapat membaca perasaan dan kepentingan orang orang yang di pimpinnya dan dapat memahaminya
Rela berkorban
Dapat bermusyawarah dan mufakat
Berani bertanggung jawab dan konsekwen akan segala tindakan tindakannya
Bersikap terbuka dan jujur dan bersedia menerima pendapat orang lain
Mempunyai prinsip yang teguh
Tidak kaku
Mampu mengendalikan emosi
Adapun sebagai ciri ciri dari seorang pemimpin dengan asas asasnya
dengan asas-asasnya.
Ketuhanan Yang Maha Esa Bertaqwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa
Ing Ngarso Sung Tulodo Yaitu Memberi Suri Tauladan Yang Baik Di HadapanWarga Masyarakat
Ing Madyo Mangun Karso Yaitu Bergerak Dan Mengugah Semangat Di Tengah Masyarakat
Tut Wuri Handayani Yaitu Memberi Pengawasan Yang Baik Dan Mendorong Warga Masyarakat Untuk Ambil Bagian Dalam Proses Pembangunan
Waspada Purba Wisesa Yaitu Membina Dan Memberikan Pengarahan Kepada Warga Masyarakat
Ambeg Prama Arta Yaitu Memilih Dan Memberikan Pengarahan Kepada Warga Masyarakat
Prasaja Yaitu Tingkah Laku Yang Sederhana Dan Tidak Berlebih-Lebihan
Satya Yaitu Sikap Layak Timbal Balik Dan Untuk Masyarakat
Hemat Yaitu Kesadaran Dan Kemampuan Membatasi Penggunaan Dan Pengeluaran Segala Sesuatu Untuk Keperluan Yang Benar-Benar Penting
Terbuka Yaitu Kemampuan Kerelaan Dan Keiklasan Dan Keberanian Untuk Mempertangggung Jawabkan Tindakan Nya Serta Kedudukannya Menerima Saran Saran Dan Kritik Yang Membangun
Legowo Yaitu Kemauan Kerelaan Dan Keikhlasan Untuk Pada Saatnya Menyerahkan Tiugas Dan Tanggung Jawab Serata Jkedudukan Nya
Bersifat Ksatria Yaitu Mampu Mengendaliikan Diri Tidak Terbawa Arus Emosi Dan Mengutamakan Kepentingan Umum Diatas Kepentingan Sendiri
Tipe tipe kepemimpinan
Yang di maksud dengan tipe kepemimpinan merupakan perilaku yang di tampilkan oleh seseorang, pada saat pemimpin itu mencoba mempengaruhi orang lain sepanjang diamati orang lain
Apabila seseorang pemimpin mempunayi persepsi terhadap perilaku kepemimpinannya baik dan bermanfaat tidak berarti baik dan berfaedah menurut persepsi orang lain tinjauan terhadap perilaku kepemimpinan harus datang dari dua arah, yaitu dari pemimpin itu sendiri dan dari pihak orang lain.
Pemuda karang taruna dalam kegiatannya perlu selalu melihat menilai dan minta saran dari orang lain tentang tingkah dan perbuatannya di masyarakat.
Pemuda katang taruna tidak bisa merasa benar sendiri karena yang menilai adalah masyarakat. Kalau masyarakat menilai kepemimpinan pemuda karang taruna sudah baik maka mereka akan datang dengan senang hati mengikuti petunjuk petunjuk yang datang dari kepemimpinannya
Dalam menilai kepemimpinan pemuda karang taruna cukup melihat tingkah, sikap dan perbuatan masyarakat apabila berintraksi sejauh mana masyarakat akan
Membuka diri
Menerima saran
Memberi keterangan
Membantu pemecahan masalah
Mengikuti saran
Apabila hal tersebut benar benar terwujud maka pemuda karang taruna sudah menunjukan hasil yang cukup baik membawakan citaranya sebagai pemuda karang taruna
Pada garis besarnya tipe kepemimpinan di masyarakat dapat di bagi menjadi 2 yaitu:
Tipe kepemimpinan otokratis, yaitu bentuk kepemimpinan yang mendasarkan diri pada penggunaan kekuatan atau kekuasaan dan wewenang yang dimilikinya. Orang menyebut pemimpin seperti itu bersipat diktator
Tipe kepemimpinan demokratis yaitu bentuk kepemimpinan yang di kaitkan dengan partisipasi bawahan dalam pemecahan dan pengambilan keputusan
Ada beberapa tingkatan hubungan pemimpin dengan bawahan yaitu :
Pemimpin membuat dan mengumumkan keputusan terhadap bawahan
Pemimpin menawarkan keputusan terhadap bawahan
Pemimpin memberikan keputusan sementara dan keputusan itu masih dapat di rubah, untuk mencari saran dari yang di pimpin
Pemimpin memberikan batasan batasan dan minta kelompok untuk membuat keputusan
Pemimpin mengizinkan anggota berfungsi dalam batas yang ditentukan
Pemuda karang taruna dalam memilih tipe tipe kepemimpinan yang akan diterapkan, agar benar benar hati hati, karena tidak ada satu tipe kepemimpinan mutlak dapat memberi hasil yang positif, situasi dan kondisi harus tetap di perhatikan, dalam memilih tipe kepemimpinan agar selalu memperhatikan dan mengingat Ing ngarso sung Tulodo, ing madyo mangunkarso, tut wuri handayani
Yaitu kepemimpinan yang selalu memberi suri taulan yang baik di hadapan warga masyarakat dengan memberi bimbingan serta mendorong warga mayarakat untuk mengambil bagian dalam pemberdayaan wilayah.
Tugas dan peranan seorang pemimpin
Etika profesi dalam dunia kepemimpinan harus di timbulkan nilai nilai yang berlandaskan pada faham dasar yang mencerminkan sistim nilai yang hidup dalam masyarakat.
Nilai nilai sebagi suatu etika profesi kepemimpinan yang menjadi pedoman dan di perktekan pemuda karang taruna antar lian “
Pemimpin harus mengabdi kepada kepentinagan umum
Pemimpin harus mengupayakan pikiran dan hati bagi kehiupan kelompok
Kepemimpinan harus berdiri di tengah tengah dan bersikap terbuka dan tidak memihak
Pemimpin harus jujur
Pemimpin harus dapat membeda- bedakan mana yang rahasia dan mana yang tidak serta membedakan mana yang penting dan mana yang tidak penting
Pemimpin harus bijak sana.
Pada hakekatnya pemuda karang taruna jika sebagai pemimpin paling tidak mempunyai tugas pokok yang harus ada
pemuda karang taruna memikul tanggung jawab keberhasilah dan kegagalan organisasi/ kelompok mnecapai tujuannya.
Karena tanggung jawab pemimpin antara lain
Keberhasilan menyelesaikan masalah masalah khusus
Mengadakan evaluasi terhadap tugas-tugas yang dilaksanakan
Terjadinya kerjasama dengan para anggota dan sekaligus bertanggun jawab atas segala aktifitas anggota
Seorang pemimpin menciptakan keseimbangan dalam rangka mencapai tujuan keseimbangan tersebut antara lain :
Keseimbangan antara hasil yang ingin di capai, persoalan yang di hadapi dan kebutuhan organisasi/ kelompok
Keseimbangan antara keterbatasan sumber daya yang ada tugas yang harus di laksanakan persoalan yang di hadapi dan kebutuhan organisasi yang ada
Keseimbangan antara mana perlu didahulukan dan mana yang perlu ditunda
Keseimbangan antara bobot pekerjaan dan kemampuan menyelesaikan bagi para anggota, agar pekerjaan dapat dilaksanakan secara berhasil
Seorang pemimpin adalah pemikir
Pemimpin adalah seorang yang mampu menguasai masalah dan mampu berfikir positif serta mampu memecahkan berbagai masalah secara tepat
Seorang pemimpin bekerja dengan bantuan/ memenfaatkan orang lai
Pemimpin bekerja dengan bawahan/teman dan pula dengan mitra/sesama pemimpin
Pemimpin sebagai jalur komunikasi dalam organisasi
Pemimpin merencanakan tujuan jangka pendek dan jangka panjang serta menyusun rencana untuk mencapai tujuan tersebut
Seorang pemimpin sebagai penengah dari setiap permasalahan diatasi dengan pengertian
Pemimpin bertindak sebagai penengah bila terjadi perselisihan pendapat baik dalam kelompok maupu di luar kelompok karena perselisihan mempunya dampak terhadap semangat dan produktifitas kerja
Pemimpin turun tangan secara bijaksana apa bila terjadi bentrok antar anggota maupun pertentangan dengan organisasi dan mampu bertindak menyesuaikan diri(persuasi) dan kompromi demi perkembangan tujuan organisasi dan perlunya adanya penyebar jaringan kerja yang lebih luas dengan pemimpin lembaga lain.
Seorang pemimpin merupakan wakil resmi pada berbagai macam dan tingkat pertemuandemikian pula dalam hubungan kerjasama dengan organisasi di luarnya
Seorang pemimpin harus mengambil keputusan dalam keadaan yang pelik, misalnya dalam keadaan dihadapkan kepada berbagai macam pendapat tentang kebijaksanaan kelompok dan sejenisnya
Jadi seorang pemimpin itu sangat berperan dalam organisasi/kelompoknya maupun masyarakat.
* Berbagai sumber